Bangoura Sebut Guinea Masih Belum Menyerah

Seperti diberitakan oleh 188bet, tinggal beberapa hari lagi babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia akan kembali digelar. Dengan beberapa tim yang sudah mempersiapkan timnya untuk bisa merebut poin dari lawan-lawannya dan mencoba untuk melangkagh ke babak final. Babak kualifikasi PIala Dunia 2018 terlihat cukup pabas, pasalnya beberapa timnas besar di Piala Dunia sebelumnya tak mampu mengisi puncak klasemen grup.

Bangoura Sebut Guinea Masih Belum Menyerah Sementara itu, untuk timnas Guinea hal ini menjadi kesempatan kedua mereka untuk bisa meraih satu tempat di ajang Piala Dunia 2018 dengan mengalahkan lawan-lawannya. Putaran babak kualifikasi  Piala Dunia 2018 akan berlangsung di akhir bulan Agustus dan di awal bulan September 2017 yang berarti hanya ada empat pekan bagi timnas Guinea untuk bisa mempersiapkan para pemain dan strategi yang akan digunakan.

Setelah kalah telak dengan skor 2-0 dari Tunisia juga kekalahan dengan skor akhir 2-1 dari Congo DR, Guinea kini berada di posisi yang cukup sulit dan berharap bisa kembali mendapatkan poin untuk bisa bertanding di babak final nanti.

Penampilan timnas Guinea terilhat kurang impresif, lini pertahanan mereka masih mudah di bobol oleh lawan-lawannya. Namun Bangoura optimis bisa membawa tim nasional Guinea menang pada pertandingan berikutnya. Walau sudah menyiapkan strategi yang apik untuk tim asuhannya, namun ia  tak mampu membawa kemenangan bagi timnas Guinea.

Pelatih timnas Guinea, Lappe Bangoura tak mau menyerah begitu saja, ia akan terus berusaha menyusun strategi baru agar tim asuhannya bisa terus melangkah hingga babak final Piala Dunia 2018. Sebenarnya, posisi Bangoura di timnas Guinea sangat sulit, bila timnas Guinea kembali kalah, kemungkinan besar posisinya akan di gantikan karena sudah dianggap gagal.

Bangoura Sebut Guinea Masih Belum Menyerah“Saya belum lama melatih timnas Guinea dan ini merupakan moment awal saya melatih di tingkat Internasional. Saya masih membutuhkan waktu untuk bisa menyesuaikan diri dan juga mencanangkan filosofi saya sebagai pelatih. Tim kami mampu bermain apik di awal, namun kami selalu gagal memanfaatkan berbagai peluang yang ada.

Kami juga terlalu bermain taktis sehingga terlalu membuka  peluang bagi tim lawan. Namun, saya sudah belajar dari semua kesalahan tersebut dan saya sudah siap membawa pemain dengan strategi baru. Kami kini sudah berkembang secara mental dan juga strategi. Seperti  terlihat apda hasil dari pertandingan terakhir kami” papar Bangoura kepada FIFA.com

 




Back to Top ↑