Dengan Semua Keterbatasan Hull City Menakjubkan

Langkah Hull City untuk kembali ke Premier League musim ini tidak berjalan dengan mulus amat walaupun saat ini laju mereka masih sempurna hingga pekan kedua. Realita kalau hal tersebut dijalankan dengan minimnya pemain membuatnya cukup mencuri perhatian.

[table “10” not found /]

Sepanjang di divisi Championship musim kemarin Hull bukan tim juara, juga bukanlah tim peringkat kedua untuk meyakinkan promosi menuju Premier League. The Tigers harus melalui babak play off

Juga demikian eksistensi Hull di Liga Inggris musim ini, minimal hingga dua minggu, malah lebih baik dibanding dengan Burnley sang juara Championship atau Middlesbrough posisi runner-up divisi tersebut musim kemarin ; Hull jadi satu dari empat tim yang mencapai angka sempurna (6 angka) untuk berada di peringkat tiga klasemen sementara, Middlesbrough di peringkat enam (4 angka), sedang Burnley di peringkat delapan (3 angka).

Ada banyak hal menarik dari awal perjalanan Hull musim ini. Yang pertama sudah pasti yaitu kesuksesan menundukkan juara bertahan Liga Inggris Leicester City pada minggu pembuka (2-1). Mulai sejak musim 1989 lalu, baru musim ini lagi ada satu tim juara bertahan divisi paling atas sepakbola Inggris yang mengawali musim baru dengan hasil mengecewakan.

Faktor lain yang tak kalah menarik yaitu kalau Hull, yang waktu ini tidak punya pelatih dan hanya mengandalkan Mike Phelan menjadi caretaker, mengerjakannya dengan minimnya keadaan tim lantaran hanya ada 13 nama senior yang siap diturunkan.

Menurut statistik BBC, masalah sama juga masih tetap membelit ‘Si Harimau’ waktu melakukan laga kedua yang bertempat di Liberty Stadium yang jadi kandang Swansea City–sehingga sama sekali tidak ada pergantian dalam tim. Namun, lagi-lagi, hasil penuh sukses dipetik. Hull meraih kemenangan 2-0 di laga tersebut.

[table “10” not found /]

” Kami masih tetap minim dalam jumlah pemain dan mesti mengakuinya. (Namun) Beberapa pemain bermain mengesankan dan ciri-ciri tim telah brilian sejak dari pekan pertama, ” kata Phelan.

Hasil atas Swansea tersebut bikin BBC menorehkan Hull menjadi tim promosi kedua dalam histori Premier League yang bisa mencapai kemenangan dua pertandingan awalnya (sesudah Bolton pada musim 2001-02). Dan baru kali ini Hull dapat meraih kemenangan dua laga dimusim pembuka Premier League–kali paling akhir Hull mencapai dua pertandingan pembuka musim yaitu di divisi ketiga musim 2004-05.

Minimnya  jumlah pemain juga yang bikin Phelan mesti mengakali kondisi, satu diantaranya dengan menempatkan gelandang Jake Livermore menjadi bek tengah di masing-masing laga pembuka Premier League musim ini.

Livermore, yang sepanjang karirnya saat sebelum ini main untuk Tottenham Hotspur, cukup bagus menjalani posisi baru tersebut. Menurut statistik Squawka.com, dua per tiga tekelnya berhasil, sukses lakukan satu take on (usaha menggiring bola melalui lawan) dari percobaan tunggal, dan satu kali memenangi duel udara pada tiga peluang. Ia bahkan juga bikin satu shot yang mengarah pada tujuan.

Terlepas dari dua kemenangan ditengah minimnya tim tersebut, Hull bakal memperoleh ujian seterusnya saat menghadapi salah satu calon juara musim ini, Manchester United, Sabtu (27/8/2016). Pantas dikaji bagaimana lanjutan awal sempurna tim promosi ini di pertandingan tersebut.

[table “10” not found /]




Back to Top ↑