Maradona Sebut VAR Akan Gagalkan Golnya

Diego Maradona belum lama ini dikabarkan oleh 188bet, memberikan dukungan terhadap penggunaan teknologi Video Assistant Referee atau VAR, dia juga  mengatakan bahwa sistem teknologi tersebut juga akan membuat gol ‘Tangan Tuhan’ miliknya tidak akan bisa disahkan ke gawang Inggris saat ia masih ikut bertanding.

Maradona Sebut VAR Akan Gagalkan GolnyaMaradona juga sudah mencatat sejarah Bersama timnas Argentina di ajang Piala Dunia ketika turnamen tersebut digelar di negara Meksiko pada tahun 1986 silam.

Ia saat itu sempat mencoba untuk menanduk bola dari sergapan penjaga gawang Inggris, Peter Shilton, namun kemudian ia menggunakan tangannya tersebutuntuk mengubah arah bola dan akhirnya mencetak gol.

Gol itu ikut membantu timnas Argentina menang dengan skor akhir 2-1 di babak perempat final, sebelum akhirnya mereka mampu menjadi juara.

“Saya sudah lama memikirkan masalah itu, dan tentu saja, gol tersebut tidak akan sah jika memang teknologi seperti ini sudah ada pada waktu itu,” papar Maradona di FIFA.com.

“Dan saya juga mengatakan satu hal lagi, Di ajang Piala Dunia tahun 1990 saya juga menggunakan tangan saya untuk bisa menyapu bola dari garis gawang ketika timnas Argentina melawan Uni Soviet. Kami sangat beruntung karena wasit saat itu tidak melihat pelanggan tersebut.” ujar Maradona.

Maradona Sebut VAR Akan Gagalkan Golnya“Bukan hanya gol saya di tahun ’86 saja yang tidak akan dihitung. Jangan lupa masalah gol kemenangan Inggris di ’66, di mana bola saat itu tidak melewati garis gawang. Kemudian itu juga terjadi pada tahun 2010, ketika Lampard sukses mencetak gol ke gawang milik Jerman namun tidak disahkan oleh wasit.” lanjut Maradona.

Di ajang Piala Dunia 2018 mendatang, seluruh pertandingan akan menggunakan teknologi VAR sehingga semakin meminimalisir terjadinya kecurangan atau pelanggan yang tidak bisa terlihat oleh wait. Hal ini uga sudah disepakati oleh beberapa negara yang ikut serta dan juga merupakan aturan yang akan berlaku di tahun 2018 mendatang. Namun, FIFA sendiri belum meresmikan teknologi ini, karena masih ada yang harus dikaji sehingga mengurangi terjadinya kesalahan teknik yang mungkin malah merugikan beberapa pihak nantinya. Beberapa timnas sudah berhasil lolos dari babak kualifikasi Piala Dunia 2018.




Back to Top ↑