Zlatan Ibrahimovic Beri Gelar Perdana Untuk MU

Zlatan Ibrahimovic mengaku bahwa dia ingin cepat untuk mencapai sukses di Manchester United, tiba di Old Trafford di senja karirnya, sehingga tidak mengherankan kalau gol kemenangan pertamanya di seragam merah mengantarkan trofi Community Shield untuk klub.

[table “10” not found /]

Pemain berusia 34 tahun, yang tiba di Inggris dengan status bebas transfer setelah mencetak 50 gol dalam 47 pertandingan untuk Paris Saint Germain musim lalu mengaku ingin memberikan kontribusi terbaiknya bahkan setengah golnya di Liga Inggris.

Tapi satu yang pertama yang sukses diamankan untuk United dan Jose Mourinho ialah trofi Community Shield mengalahkan juara Premier League Leicester City di Wembley.

Permainan spektakuler Jesse Lingard membawa kemenangan sementara United pada babak pertama, sebelum Jamie Vardy menyamakan kedudukan di awal babak kedua untuk tim Claudio Ranieri.

Tapi Ibrahimovic merupakan pemain yang terbiasa hidup di dalam pusat perhatian dan ia memastikan itu sekali lagi dengan mencetak gol penentu kemenangan tujuh menit sebelum pertandingan berakhir.

[table “10” not found /]

Dengan tidak adanya tim yang menjalani pra-musim dengan tenang – persiapan United telah terhambat oleh pembatalan persahabatan melawan Manchester City di Beijing, sementara Leicester telah kebobolan empat gol melawan Paris Saint-Germain dan Barcelona – jadwal pertandingan ini penting untuk kebugaran kedua tim. Menjadi siap untuk pembukaan Premier League itu prioritas Ranieri dan Mourinho.

Tugas di depan kedua tim adalah sama sekali berbeda. Leicester harus membuktikan bahwa keberhasilan gelar musim lalu bukanlah kebetulan, sementara United hanya harus lebih baik dari musim lalu yang finish di urutan kelima.

Dan di bawah Mourinho, United begitu terlihat berbeda dari ketika di bawah kepemimpinan Louis van Gaal musim lalu.

Mantan manajer Chelsea ini telah menambahkan kehadiran untuk tim, terutama untuk bek Eric Bailly – dan ia juga telah memerintahkan pemainnya untuk lebih bersemangat.

Dengan gol pembuka yang menakjubkan dari Lingard ini merupakan contoh perubahan besar untuk United.

Sebenarnya Leicester telah menciptakan peluang yang lebih baik saat sebelum gol Lingard.Shinji Okazaki mengirim tembakan kaki kiri yang masih melebar setelah Vardy mengalahkan Bailly sebelum penyerang Jepang itu mengirimkan sundulan ke mistar gawang lawan setelah mengalahkan Michael Carrick dan Ibrahimovic.

Bailly, penandatanganan musim panas £ 30 juta dari Villarreal, membuat debut yang mengesankan – ia pandai membaca permainan dengan baik.

Gol United dicetak pada menit ke 32 oleh Lingard. Setelah menerima bola dari pojok lapangan Leicester, Lingard berlari melewati empat bek Leicester, sebelum dengan tenang menceploskan bola ke jala gawang kiper Kasper Schmeichel.

Dalam posisi tertinggal, Ranieri kemudian memasukkan pemain yang mencetak rekor transfer klub sebesar £ 16 juta, Ahmed Musa, pada interval babak pertama dan itu terbukti menjadi perubahan penting.

Melalui kai Vardy, Leicester pun akhirnya mampu menyamakan kedudukan dan mengubah skor menjadi 1-1.

Tapi Ibrahimovic pada menit ke-83 mampu membalasnnya kembali menjebol jala gawang Schmeichel. Gol pesepakbola asal Swedia ini pun membuktikan bahwa perannya akan menjadi sangat penting untuk tim dan mengantarkan trofi pertama Mourinho.

[table “10” not found /]




Back to Top ↑